MAKALAH
“ASBABUN NUZUL”
Disusun oleh:
1.Marjuki
2.Syuhada
3.Rahmalia
4.Rahmat
Kurung
Dosen Pengampu
: Ahmad muttaqin M.Ag
INSTITUT
AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
RADEN INTAN
LAMPUNG
T.A. 2013/2014
KATA PENGANTAR
Segala puji
bagi Allah S.W.T yang senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah Nya sehingga
kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan sebaik-baiknya.
Sholawat
serta salam senantiasa kita sanjungkan kepada junjungan kita nabi besar
Muhammad S.AW, suri tauladan kita dan semoga kelak di yaumil akhir kita di akui
sebagai umatnya.
Terima kasih
kepada rekan-rekan sekalian yang telah bersama-sama menyusun makalah ini.
Semoga apa yang kita kerja keraskan ini bermanfaat untuk kita semua Aamiin.
Tidak lupa
juga kami haturkan terima kasih kepada bapak dosen atas arahan dan
bimbingannya.
Kami sebagai penyusun menyadari, bahwa
kami hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan dan ketidak
sempurnaan. Oleh karena itu, kami mengharapkan saran maupun kritik sebagai
motivasi bagi kami, agar kelak kami bisa menghasilkan yang lebih baik lagi.
Akhirnya, semoga makalah yang kami buat ini dapat memberikan manfaat
bagi kita semua sebagai bahan pembelajaran dalam bidang Ulumul Qur’an,
khususnya tentang Asbabun Nuzul.
Bandar Lampung,
3 Oktober 2013
Kelompok 3
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ............................................................................................ii
DAFTAR ISI ..........................................................................................................iii
BAB I
PENDAHULUAN ...................................................................................................1
A.Latar belakang .....................................................................................................1
B.Rumusanmasalah .................................................................................................2
BAB II
PEMBAHASAN
.....................................................................................................3
A.Pengertian asbabun nuzul
....................................................................................3
B.Pengetahuan tentang asbabun nuzul ....................................................................5
C.Macam-macam asbabun nuzul
............................................................................6
D.Cara mengetahui riwayat asbabun nuzul
.............................................................6
E.Cara-cara melihat ungkapan asbabun nuzul
........................................................7
F.Faedah asbabun nuzul
..........................................................................................7
BAB III
PENUTUP
...............................................................................................................8
A.Kesimpulan
..........................................................................................................9
B.Saran ..................................................................................................................10
DAFTAR PUSTAKA
...........................................................................................11
BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar belakang
Al-quran,
sebagai mana yang kita ketahui,telah di turunkan secara berangsur-angsur dalam
berbagai kesempatan, sesuai dengan peristiwa dan masalah yang menimpa kaum
muslim. Karenanya, demi menyelesaikan problematika tersebut, satu atau beberapa
ayat dan kadang kala satu surah diturunkan. Sangat jelas bahwa ayat yang
diturunkan pada setiap kesempatan, berkaitan dan membahas peristiwa tersebut.
Karenanya jika terdapat ketidak jelasan atau muncul masalah dalam lafazh atau
makna, maka untuk menyelesaikannya harus dengan cara mengidentifikasi latar
belakang peristiwa yang terjadi.
Untuk mengetahui makna dan tafsir
setiap ayat secara utuh, langkah yang harus ditempuh adalah melihat sebab
turunnya setiap ayat agar memperoleh kejelasan yang sempurna. Jika tidak
melihat sebab turunnya ayat, sering kali penafsiran ayat tidak memberikan penjelasan apapun.
B.Rumusan masalah
1.Apa pengertian dari asbabun nuzul?
2.Bagaimanakah cara turunnya asbabun
nuzul itu?
3.Apakah manfaat dari mempelajari
asbabun nuzul?
BAB I
PEMBAHASAN
A. Pengertian Asbabun Nuzul.
Menurut bahasa (etimologi), asbabun nuzul berarti turunnya
ayat-ayat al-Qur’an dari kata “asbab” jamak dari “sababa” yang artinya
sebab-sebab, nuzul yang artinya turun. Yang dimaksud disini adalah ayat
al-Qur’an. Asbabun nuzul membahas kasus-kasus yang menjadi turunnya beberapa
ayat Al-qur’an.
Menurut istilah atau secara terminologi Asbabun nuzul
adalah suatu peristiwa yang menyebabkan turunnya ayat-ayat al-Qur’an untuk
menerangkan status hukumnya, pada masa hal itu terjadi, baik berupa peristiwa
maupun pertanyaan.
Asbabun nuzul terdapat banyak pengertian (definisi),
diantaranya :
1. Menurut
Az-Zarqani
Asbabun Nuzul adalah hal khusus atau
sesuatu yang terjadi serta hubungan dengan turunnya ayat al-Qur’an yang
berfungsi sebagai penjelas hukum pada saat peristiwa itu terjadi.
2. Manna
al-qahtan
Asbabun nuzul adalah sebagai
peristiwa yang menyebabkan ayat-ayat al-quran itu diturunkan waktu kejadian
peristiwa tersebut. Baik berupa pertanyaan, maupun kasus-kasus tertentu.
3. Ash-Shabuni
Asbabun Nuzul adalah peristiwa atau
kejadian yang menyebabkan turunnya satu atau beberapa ayat mulia yang
berhubungan dengan peristiwa dan kejadian tersebut, baik berupa pertanyaan yang
diajukan kepada Nabi atau kejadian yang berkaitan dengan urusan agama.
4. Subhi Shalih
Asbabun Nuzul adalah sesuatu yang menjadi
sebab turunnya satu atau beberapa ayat al-Qur’an yang terkadang menyiratkan
suatu peristiwa sebagai respon atasnya atau sebagai penjelas terhadap hukum-hukum
ketika peristiwa itu terjadi.
Mengutip pengertian dari Subhi al-Shaleh kita dapat
mengetahui bahwa asbabun nuzul ada kalanya berbentuk peristiwa atau juga berupa
pertanyaan.
Berdasarkan dari beberapa definisi di atas dapat di
simpulkan bahwa Asbabun nuzul ayat adalah berbagai peristiwa
yang menyebabkan turunnya ayat-ayat al-Qur’an untuk menerangkan status
hukumnya, pada masa hal itu terjadi, baik berupa peristiwa maupun pertanyaan.
Untuk menafsirkan Al-qur’an ilmu
asbabun nuzul sangat diperlukan sekali, sehingga ada pihak yang mengkhususkan
diri dalam pembahasan dalam
bidang ini, yaitu yang terkenal diantaranya ialah Ali
bin madani, guru bukhari, al-wahidi , al-ja’bar , yang meringkaskan kitab
al-wahidi dengan menghilangkan isnad-isnadnya, tanpa menambahkan sesuatu,
syikhul islam ibn hajar yang mengarang satu kitab mengenai asbabun nuzul.
Pedoman dasar para ulama’ dalam
mengetahui asbabun nuzul ialah riwayat shahih yang berasal dari rasulullah atau
dari sahabat.
B. Pengetahuan
Tentang Asbabun Nuzul
Perlunya mengetahui asbabun nuzul,
al-wahidi berkata: ”tidak mungkin kita mengetahui penafsiran ayat al-qur’an
tanpa mangetahui kisahnya dan sebab turunnya ayat adalah jalan yang kuat dalam
memahami makna Al-qur’an”. Ibnu Taimiyah berkata: mengetahui sebab turun ayat
membantu untuk memahami ayat Al-qur’an. Sebab pengetahuan tentang “sebab” akan
membawa kepada pengetahuan tentang yang disebabkan (akibat).
Namum
sebagaimana telah diterangkan sebelumnya tidak semua Al-qur’an harus mempunyai
sebab turun, ayat-ayat yang mempunyai sebab turun juga tidak semuanya harus
diketahui sehingga, tanpa mengetahuinya ayat tersebut bisa dipahami, Ahmad adil
kamal menjelaskan bahwa turunnya ayat-ayat al-qur’an melalui tiga cara:
1.Ayat-ayat turun sebagai reaksi
terhadap pertanyaan yang dikemukakan kepada nabi.
“Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh.
Katakanlah: "Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi
pengetahuan melainkan sedikit". (QS. Al-Isra’ : 85)
2.Ayat-ayat turun sebagai permulaan tanpa didahului
oleh peristiwa atau pertanyaan.
3.Ayat-ayat yang mempunyai sebab turun itu terbagi
menjadi dua kelompok :
· Ayat-ayat
yang sebab turunnya harus diketahui ( hukum ) karena asbabun nuzulnya harus
diketahui agar penetapan hukumnya tidak menjadi keliru.
· Ayat-ayat
yang sebab turunnya tidak harus diketahui, ( ayat yang menyangkut kisah dalam
al-qur’an)
Kebanyakan ayat-ayat kisah turun tanpa sebab yang
khusus, namun ini tidak benar bahwa semua ayat-ayat kisah tidak perlu
mengetahui sebab turunnya, bagaimanpun sebagian kisah al-qur’an tidak dapat
dipahami tanpa pengetahuan tentang sebab turunnya.
C. Macam-macam
asbabun nuzul
Dari segi jumlah sebab dan ayat
yang turun, asbabun nuzul dapat dibagi kepada ta’addud al-asbab wa al-nazil
wahid ( sebab turunnya lebih dari satu dan ini persoalan yang terkandung dalam
ayat atau kelompok ayat yang turun satu ) dan ta’addud al-nazil wa al-sabab wahid (ini
persoalan yang terkandung dalam ayat atau kelompok ayat yang turun lebih dari
satu sedang sebab turunnya satu ). sebab turun ayat disebut ta’addud karena
wahid atau tunggal bila riwayatnya hanya satu, sebaliknya apabila satu ayat
atau sekelompok ayat yang turun disebut ta’addud al-nazil.
D. Cara Mengetahui
Riwayat Asbabun Nuzul
Asbabun Nuzul adalah peristiwa yang terjadi pada zaman
Rasulullah SAW. Oleh karena itu, tidak boleh ada jalan lain untuk mengetahuinya
selain berdasarkan periwayatnya yang benar dari orang-orang yang melihat dan
mendengar langsung tentang turunnya ayat Al-Quran.
E. Cara-cara melihat ungkapan
asbabun nuzul
Secara umum para ulama telah
menyimpulkan cara-cara melihat ungkapan asbabun nuzul sebagai berikut:
1.Diungkapkan
dengan kata-kata sebab
2.Diungkapkan
dengan kata fa (maka)
3.Diungkapkan
dengan kata nuzuli fi
4.Tidak diungkapkan
dengan simbol-simbol kata diatas tetapi alur ceritanya menunjukkan sebagai
ungkapan asbabun nuzul.
E.
Faedah Asbabun Nuzul
1.Ibnu al-daqiq (w 702 H)
Menurut ibnu al-daqiq mengetahui asbabun nuzul ayat merupakan
metode yang utama dalam memahami pesan yang terkandung dalam al-qur’an.
2. Ibnu
taimiyah (w 726 H),
Menurut ibnu taimiyah,
mengetahui asbabun nuzul akan membantu dalam memahami ayat al-qur’an. Karena
mengetahui sebab berarti juga mengetahui musabab.
3. Al-wahidi
(w 427 H)
Menurut al-wahidi, sebagaimana di
kutip as-suyuti, bahwa tidak mungkin seseorang dapat menafsirkan suatu ayat
tanpa mengetahui sejarah turunny dan latar belakang masalahnya.
Dengan demikian akan jelaslah
pentingnya ilmu asbabun nuzul sebagai bagian dari ilmu al-qur’an.
Adapun faedah dari ilmu asbabun
nuzul dapat disimpulkan sebagai berikut:
Ø
Mengetahui
bentuk hikmah rahasia yang terkandung dalam hukum.
Ø
Menentukan
hukum (takhsish) dengan sebab menurut orang yang berpendapat bahwa suatu ibarat
itu dinyatakan berdasarkan khususnya sebab.
Ø
Menghindarkan
prasangka yang mengatakan arti hashr (batasan tertentu) dalam suatu ayat yang
zhahirnya hashr.
Ø
Mengetahui
siapa orangnya yang menjadi kasus turunnya ayat serta memberikan ketegasan bila
terdapat keragu-raguan.
BAB II
PENUTUP
A. Kesimpulan
Seteleh mempelajari dan melihat pembahasan
yang telah dijabarkan panjang lebar diatas, dapat kami simpulkan bahwasannya:
1. Asbabun Nuzul didefinisikan
“ Sebagai suatu hal yang karenanya Al-qur’an
diturunkan untuk menerangkan status hukumnya, pada masa hal itu terjadi, baik
berupa peristiwa maupun pertanyaan”, serta memiliki faedah didalamnya.
2.
Cara turunnya Asbabun Nuzul itu:
· Pertama ayat-ayat turun sebagai
reaksi terhadap pertanyaan yang dikemukakan kepada nabi.
· Kedua ayat-ayat turun sebagai
permulaan tanpa didahului oleh peristiwa atau pertanyaan.
3. ayat-ayat
yang mempunyai sebab turun itu terbagi menjadi dua kelmpok
· Ayat-ayat
yang sebab turunnya harus diketahui ( hukum ) karena asbabun
nuzulnya harus diketahui agar penetapan
hukumnya tidak menjadi keliru.
· Ayat-ayat
yang sebab turunnya tidak harus diketahui, ( ayat yang menyangkut kisah dalam
Al-qur’an).
B.
Saran
Apabila
penyusunan makalah ini ada yang kurang berkenan dihati pembaca, kami selaku
pemakalah meminta ma'af.
Kami
menyadari, kami hanyalah manusia biasa yang tak luput dari kesalahan dan
kekhilafan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bermanfa'at dan membangun
dari para rekan-rekan sekalian sangat kami harapkan.
DAFTAR
PUSTAKA
Anwar, Abu.2002.ulumul qur’an:Sebuah pengantar.Pekan
Baru:Amzah
Ma’rifat, M.Hadi. 2007. Sejarah Al-quran. Jakarta:Al-huda
Asbabun Nuzul : Berbagi Ilmu. serbamakalah.blogspot.com
Beberapa Faedah Mengetahui Asbabun Nuzul. pustaka-abatasa.co.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar